Auto Backlink Gratis Indonesia : Top Link Indo

Rabu, 06 November 2013

PENGERTIAN DAN PERBEDAAN PENJAS DENGAN OLAHRAGA


PENGERTIAN DAN PERBEDAAN PENJAS DENGAN OLAHRAGA

1.        Pengertian Pendidikan Jasmani
Pengertian Pendidikan Jasmani menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:
Menurut Undang-undang No. 4 tahun 1950 tentang dasar-dasar pendidikan dan pengajaran pasal 9 bahwa "Pendidikan jasmani yang menuju kepada keselarasan antara tumbuhnya badan dan perkembangan jiwa dan merupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sehat dan kuat lahir batin, diberikan pada segala jenis ssekolah".
Sedangkan pengertian pendidikan jasmani menurut Beley dan Field (dalam Suranto, dkk. 2004) mendefinisikan pendidikan jasmani sebagai proses yang menguntungkan dalam penyesuaian dari  belajar gerak, neuro-muscular, sosial, kebudayaan, baik emosional dan etika sebagai akibat yang timbul melalui pilihannya yang baik melalui akatifitas fisik yang menggunakan sebagian besar otot tubuh.
Dari pengertian pendidikan jasmani di atas dapat disimpulkan beberapa hal mengenai pendiidkan jasmani sebagai berikut:
a.    Pendidikan Jasmani lebih memusatkan pada anak didik
b.    Menekankan pada aspek pendidikan
c.    Kegiatan jasmaniah hanya merupakan sarana untuk turut membantu pada tercapainya tujuan pendidikan
d.    Tujuannya adalah perkembangan optimal, sesuai dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan peserta kegiatan (siswa). Jadi arahnya ialah perkembangan aspek-aspek fisik, mental dan sosial dari setiap individu.
e.    Pendidikan jasmani berkaitan dengan peran penyesuaian beban fisik yang terjadi sebagia akibat partisipasi dalam kegiatan fisik tertentu yang dipilih, sesuai dengan perhatian, kemampuan dan kebutuhan individu.
2.        Pengertian Olahraga
Olahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.
Pengertian Olahraga (Menpora Maladi) adalah olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya, cita-cita nasional politik, sosial, ekonomi, kultural dan sebagainya.
Olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan.
Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan (athletic games di Amerika Serikat).
UNESCO mendefinisikan olahraga sebagai “setiap aktivitas fisik berupa permainan yang berisikan perjuangan melawan unsur-unsur alam, orang lain, ataupun diri sendiri”.
Sedangkan Dewan Eropa merumuskan olahraga sebagai “aktivitas spontan, bebas dan dilaksanakan dalam waktu luang”.
Definisi terakhir ini merupakan cikal bakal panji olahraga di dunia “Sport for All” dan di Indonesia tahun 1983, “memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat” (Rusli dan Sumardianto,2000: 6).
Menurut Cholik Mutohir olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/pertandingan, dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila.
Untuk penjelasan pengertian olahraga menurut Edward (1973) olahraga harus bergerak dari konsep bermain, games, dan sport. Ruang lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain; a. Terpisah dari rutinitas, b. Bebas, c. Tidak produktif, d. Menggunakan peraturan yang tidak baku. Ruang lingkup pada games mempunyai karakteristik; a. ada kompetisi, b. hasil ditentukan oleh keterampilan fisik, strategi, kesempatan. Sedangkan ruang lingkup sport; permainan yang dilembagakan.
3.       Perbedaan Penjas dan Olahraga
Dalam kehidupan  di masyarakat  nama olahraga dan penjaskes, hampir di samakan , tidak ada beda sama sekali, namun menrut peraturan UU no 20 tentang SISTEM PENDIDIKAN, nama penjaskes dan olahraga itu berbeda, di mana olahraga itu tertuju pada cabang olahraga, atau cabor, tapi penjaskes adalah pendidikan jasmani, di mana dalam  praktiknya penjakes lebih menitik beratkan pada gerak anak didik atau siswa, karena dengan gerak  maka kesehatan anak didik akan dapat terciptkan, apalagi sampai mereka mengeluarkan  keringat, dengan tekeluarnya keringat maka lemak-lemak yang ada dalam tubuh akan ikut keluar bersamaan keringat, dengan sedikitnya lemak yang tidak bermanfaat maka sistem peredaran darah akan menciptkan  kesehatan pada tubuh anak didik.
Penjaskes bertujuan  menciptakan kesegaran dan menerapkan pendidikan mental  lewat gerakan atau permainan atau olahraga yang di modifikasi, dengan itu para peserta didik bisa mendapatkan pengalaman tentang kebersamaan, kerja sama, dan tanggung jawab, baik kelompok maupun pribadi, hal ini sering di sebut dengan learning by moving. bukan learning to move. Namun di olahraga bertujuan menciptakan kesehatan, tujuan nya lebih menekankan pada  prestasi. Hal ini jika di terapkan dalam pendidikan sunguh sangat memberatkan peserta didik, karena tiap - tiap peserta didik memiliki perbadaan masing - masing. Hal ini  dapat dilaksanakan pada jam jam di luar jam pelajaran, atau lebh tepatnya  pada kegiatan ekstra kurikuler.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar